Lewati ke konten
Mata pelajaran Kelas 4
BI

Kelas 4 · Materi Belajar

Bahasa Indonesia

8 materi · gratis dibaca

  1. 01

    Sudah Besar

    Majas membandingkan dua hal berbeda yang punya satu sifat sama. Kata pembanding yang sering dipakai: seperti, bagai, laksana, bak. Majas dipakai supaya kalimat terasa lebih hidup, bukan cuma di puisi. Menulis pengalaman jadi lebih menarik dengan satu dua majas di bagian penting.

    Baca materi
  2. 02

    Di Bawah Atap

    Kata sifat menjelaskan ciri benda, orang, atau tempat. Awalan ter- di depan kata sifat berarti paling, seperti terbesar. Ter- juga bisa berarti tidak sengaja, tergantung kata dasarnya. Pilih kata sifat yang sopan saat menyampaikan pendapat ke orang lain.

    Baca materi
  3. 03

    Lihat Sekitar

    Kalimat transitif punya kata kerja yang butuh objek, contohnya membaca buku. Kalimat intransitif punya kata kerja yang berdiri sendiri, contohnya tidur. Cek dengan bertanya apa setelah kata kerjanya. Kedua jenis kalimat dipakai bersama saat menjelaskan arah dan tempat.

    Baca materi
  4. 04

    Meliuk dan Menerjang

    Kata dasar adalah bentuk asli kata sebelum ditambah imbuhan. Imbuhan berupa awalan, akhiran, atau gabungan keduanya. Kata dasar yang sama bisa jadi banyak kata berbeda lewat imbuhan berbeda. Mengenali kata dasar membantu menebak arti kata berimbuhan yang baru.

    Baca materi
  5. 05

    Bertukar atau Membayar

    Kalimat tunggal berisi satu kejadian, kalimat majemuk menggabungkan dua kejadian. Kata hubung dan, tetapi, atau, dan lalu punya fungsi berbeda. Panjang kalimat bukan penentu, yang penting jumlah kejadian yang digabung. Kalimat majemuk membuat cerita pengalaman terasa runtut.

    Baca materi
  6. 06

    Satu Titik

    Setiap paragraf yang baik membahas satu ide pokok saja. Ide pokok biasanya tertulis dalam kalimat utama, sering di awal paragraf. Kalimat penjelas mendukung ide pokok dengan detail atau contoh. Ide pokok diringkas dalam satu kalimat pendek, bukan menyalin semua isi.

    Baca materi
  7. 07

    Asal Usul

    Kata hubung sebab-akibat seperti karena dan sehingga menjelaskan alasan kejadian. Kata hubung urutan waktu seperti mula-mula dan kemudian menunjukkan tahapan. Dua jenis kata hubung ini tidak bisa saling menggantikan. Legenda dan laporan sederhana sering memakai keduanya sekaligus.

    Baca materi
  8. 08

    Sehatlah Ragaku

    Kalimat berita menyampaikan fakta tanpa meminta tindakan. Kalimat ajakan mengajak pembaca bertindak, ditandai ayo, mari, atau yuk. Tanda seru saja bukan ciri utama kalimat ajakan. Poster ajakan hidup sehat memakai kalimat ajakan supaya lebih menggerakkan.

    Baca materi